PP Nomor 30 Tahun 2019 Tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil




Peraturan  Pemerintah    PP  Nomor  30  Tahun  2019  Tentang  Penilaian Kinerja  Pegawai  Negeri  Sipil  (PKPNS).  PP  Nomor  30  Tahun  2019 diterbitkan untuk melaksanakan ketentuan yang terdapat dalam Undang- Undang  Nomor  5  Tahun  2014.  Sebagaimana  diketahui  salah  satu pertimbangan  pembentukan  Undang-Undang  Nomor  5  Tahun  2014 tentang  Aparatur  Sipil  Negara  yang  selanjutnya  disingkat  Undang- Undang  ASN  adalah  untuk  mewujudkan  aparatur  sipil  Negara  yang profesional,  kompeten  dan  kompetitif  sebagai  bagian  dari  reformasi birokrasi. Aparatur  Sipil  Negara  sebagai  profesi  yang  memiliki  kewajiban mengelola  dan  mengembangkan  dirinya    dan  wajib mempertanggungjawabkan  kinerjanya  dan  menerapkan  prinsip  merit dalam pelaksanaan manajemen aparatur sipil negara.


Berdasarkan  pemikiran  tersebut,  Undang-Undang  ASN  mengatur mengenai  penilaian  kinerja  yang  bertujuan  untuk  menjamin  objektivitas pembinaan  PNS  yang  didasarkan    sistem  prestasi  dan  sistem  karier. Undang-Undang  ASN  juga  mengamanatkan  agar  penilaian  kinerja  PNS dilakukan  secara  objektif,  terukur,  akuntabel,  partisipatif,  dan  transparan. Pengaturan    mengenai  penilaian  kinerja  PNS  dalam  Undang-Undang ASN,  perlu  diatur  lebih  lanjut  dalam  Peraturan  Pemerintah  sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 78.


Itulah  sebabnya  dalam  Pasal  2    4  Peraturan  Pemerintah  Nomor  30 Tahun  2019  Tentang  Penilaian  Kinerja  Pegawai  Negeri  Sipil  (PK-PNS), dinyatakan  bahwa  Penilaian  Kinerja  PNS  bertujuan  untuk  menjamin objektivitas  pembinaan  PNS  yang  didasarkan  pada  sistem  prestasi  dan sistem karier. Penilaian Kinerja PNS dilakukan berdasarkan perencanaan kinerja  pada  tingkat  individu  dan  tingkat  unit  atau  organisasi,  dengan memperhatikan  target,  capaian,  hasil,  dan  manfaat  yang  dicapai,  serta perilaku  PNS.  Penilaian  Kinerja  PNS  dilakukan  berdasarkan  prinsip  objektif;  terukur;  akuntabel; partisipatif; dan  transparan.


Tujuan  penilaian  kinerja  adalah  untuk  menjamin  objektivitas  pembinaan PNS  yang  dilakukan  berdasarkan  sistem  prestasi  dan  system  karier. Penilaian  kinerja  merupakan  suatu  proses  rangkaian    dalam  Sistem Manajemen  Kinerja  PNS,  berawal  dari  penyusunan  perencanaan  kinerja yang  merupakan  proses  penyusunan  Sasaran  Kinerja  Pegawai selanjutnya disingkat SKP.


Dalam  Pasal  5  PP  Nomor  30  Tahun  2019  Tentang  Penilaian  Kinerja Pegawai  Negeri  Sipil  (PNS),  ditegaskan  bahwa  Penilaian  Kinerja  PNS sebagaimana dilaksanakan dalam suatu Sistem Manajemen Kinerja PNS.  Sistem Manajemen Kinerja PNS terdiri atas:
a. perencanaan kinerja;
b. pelaksanaan, Pemantauan Kinerja, dan pembinaan kinerja;
c. penilaian kinerja;
d. tindak lanjut; dan e. Sistem Informasi Kinerja PNS


Pelaksanaan  pengukuran  SKP  dilakukan  dengan  cara  membandingkan antara  Realisasi  kinerja  dengan  Target  yang  telah  ditetapkan.  Kemudian dilakukan  penilaian  kinerja  yang  merupakan  gabungan  antara  penilaian SKP  dan  penilaian  Perilaku  Kerja  dengan  menggunakan  data  hasil pengukuran kinerja.


Dalam  melakukan  penilaian  dilakukan  analisis  terhadap  hambatan pelaksanaan  pekerjaan  untuk  mendapatkan  umpan  balik  serta menyrusun rekomendasi perbaikan dan menetapkan hasil penilaian.


Peraturan  Pemerintah    PP  Nomor  30  Tahun  2019  Tentang  Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PKPNS) ini mengatur antara lain substansi penilaian  kinerja  PNS  yang  terdiri  atas  penilaian  Perilaku  Kerja  dan penilaian  kinerja  PNS,  pembobotan  penilaian  SKP  dan  Perilaku    Kerja PNS,  Pejabat  Penilai    dan Tim  Penilai  Kinerja    PNS,  tata  cara  penilaian, tindak  lanjut    penilaian  berupa  pelaporan  kinerja,  pemeringkatan  kinerja, penghargaan  kinerja    dan  sanksi  serta  keberatan,dan  Sistem  Informasi Kinerja PNS.


Terkait Penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai, ditegaskan dalam Pasal 8 PP Nomor 30  Tahun  2019  Tentang  Penilaian  Kinerja  Pegawai  Negeri Sipil,  bahwa    Perencanaan  Kinerja  terdiri  atas  penyusunan  dan penetapan  SKP  dengan  memperhatikan  Perilaku  Kerjaa.  Proses penyusunan SKP dilakukan dengan memperhatikan:a. perencanaan strategis Instansi Pemerintah;b. perjanjian kineda;c. organisasi dan tata kerja;d. uraian jabatan; dan/ataue. SKP atasan langsung.SKP  sebagaimana  wajib  disusun  oleh  PNS  dan  Pejabat  Penilai  Kinerja PNS  dan/atau  Pengelola  Kinerja.  SKP  disepakati  oleh  pegawai  yang bersangkutan  dengan  Pejabat  Penilai  Kinerja  PNS  setelah  direviu  oleh Pengelola Kinerja.


Keberhasilan  dari  pelaksanaan  Sistem  Manajemen  Kinerja  PNS  dalam Peraturan  Pemerintah    PP  Nomor  30  Tahun  2019  Tentang  Penilaian Kinerja  Pegawai  Negeri  Sipil  (PKPNS)  ini  sangat  tergantung  kepada pelaksanaan  sistem-sistem  lain  yaitu  pelaksanaan  rencana  strategis Instansi Pemerintah, rencana kerja tahunan, perjanjian kinerja, organisasi dan tata kerja, dan uraian jabatan.


Ketentuan tentang penilaian kinerja PNS dalam Peraturan Pemerintah – PP  Nomor  30  Tahun  2019  Tentang  Penilaian  Kinerja  Pegawai  Negeri Sipil  (PKPNS)  ini  secara  mutatis    mutandis  dapat  digunakan  untuk penilaian kinerja calon pegawai negeri sipil.


Selengkapnya  silahkan  baca  dan  download  Peraturan  Pemerintah Nomor  30  Tahun  2019  Tentang  Penilaian  Kinerja  Pegawai  Negeri  Sipil (PKPNS).


Link  download  Peraturan  Pemerintah    PP  Nomor  30 Tahun 2019 Tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PKPNS)  >>>DISINI<<<


Demikian  informasi  tentang  Peraturan  Pemerintah    PP  Nomor  30 Tahun 2019 Tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PKPNS). Semoga ada manfaatnya terima kasih.


Sumber: ainamulyana.blogspot.com

Berlangganan update artikel terbaru :

Belum ada Komentar untuk "PP Nomor 30 Tahun 2019 Tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil"

Posting Komentar

Tinggalkan Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel