PPG PRAJABATAN KEMENRISTEKDIKTI TAHUN 2019/2020



Program PPG di Indonesia sesuai amanah undang-undang baik UUGD maupun Undang-undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menganut model konsekutif atau berlapis. Pasal 17 (1) Undang-undang Pendidikan Tinggi menyatakan bahwa pendidikan profesi merupakan Pendidikan Tinggi setelah program sarjana yang menyiapkan mahasiswa dalam pekerjaan yang memerlukan persyaratan keahlian khusus.




Program Studi PPG merupakan program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 Kependidikan dan S1/D IV Non Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik profesional pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Program Studi PPG diharapkan dapat menjawab berbagai permasalahan pendidikan, seperti: (1) kekurangan jumlah guru(shortage) khususnya pada daerah-daerah terluar, terdepan, dan tertinggal, (2) distribusi tidak seimbang (unbalanced distribution), (3)kualifikasi di bawah standar (under qualification), (4) guru-guru yang kurang kompeten (low competence), serta (5) ketidaksesuaian antara kualifikasi pendidikan dengan bidang yang diampu (missmatched).



Hasil studi PISA (Program for International Student Assessment) tahun 2015 menunjukkan bahwa Indonesia baru bisa menduduki peringkat 69 dari 76 negara, demikian juga hasil studi TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study), juga menunjukkan siswa Indonesia berada pada ranking 36 dari 49 negara dalam hal melakukan prosedur ilmiah.



Program Studi PPG yang dirancang secara sistematis dan menerapkan prinsip mutu mulai dari seleksi, proses pembelajaran dan penilaian,hingga uji kompetensi, diharapkan akan menghasilkan guru-guru masa depan yang profesional yang dapat menghasilkan lulusan yang unggul,kompetitif, dan berkarakter, serta cinta tanah air. Program Studi PPG dapat diselenggarakan dalam bentuk PPG Bersubsididan PPG Swadana.



PPG Bersubsidi adalah penyelenggaraan PPG yang pembiayaan pendidikannya dibantu oleh pemerintah. PPG Swadana adalah penyelenggaraan PPG yang pembiayaan pendidikannya ditanggung sepenuhnya oleh mahasiswa.


Perlu  diketahui,  pelaksanaan  PPG  prajabatan  dilaksanakan  selama  2 semester secara penuh waktu. Untuk tahap ke 1 akan dilaksanakan mulai Januari sampai Oktober 2020.


Persyaratan  umum  Pendaftaran  PPG  Prajabatan  Biaya  Mandiri  Tahun 2019/2020:
1.    Lulusan  S1/D4  dari  perguruan  tinggi  dengan  Akreditasi  Institusi Perguruan  Tinggi  (AIPT)  minimal  B  dan  dari  program  studi terakreditasi minimal B;
2.   Berusia setinggi-tingginya 30 tahun dihitung sampai dengan tanggal 31 Desember tahun pendaftaran;
3.   Program studi S1/D4 linier dengan bidang studi pada program PPG;
4.   Terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI);


Jenis Seleksi PPG Prajabatan Biaya Mandiri Tahun 2019/2020 meliputi:
1.    Seleksi Administratif
2.   Seleksi Akademik
3.   Seleksi Bakat Minat Kepribadian dan Panggilan Jiwa


Tempat  pelaksanaan  ujian  tidak  harus  sama  dengan  lokasi  PPG  yang dipilih. Ujian meliputi ujian teori (Computer Based Test) dan wawancara.


Bagi  yang  berminat  mengikuti  PPG  Prajabatan  dengan  biaya  mandiri, pendaftaran  dibuka  pada  tanggal  1-11  Nopember  2019  di  laman http://pendaftaran.ppg.ristekdikti.go.id


Demikian  informasi  tentang  PPG PRAJABATAN KEMENRISTEKDIKTI Biaya  Mandiri  Tahun  2019/2020.  Semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru :

Belum ada Komentar untuk "PPG PRAJABATAN KEMENRISTEKDIKTI TAHUN 2019/2020"

Posting Komentar

Tinggalkan Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel